Bangko, kabarupdate.id – Puluhan warga Desa Talang Paruh, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi, menunjukkan semangat gotong royong yang kian langka. Tanpa menunggu uluran tangan pemerintah, mereka bahu-membahu mengecor jalan berstatus jalan kabupaten secara swadaya di sembilan titik yang selama ini rusak parah dan menyulitkan mobilitas warga.
Sejak Jumat pagi (26/12) hingga Sabtu siang (27/12), warga dari berbagai usia turun langsung ke lapangan. Ada yang mengaduk semen, mengangkut pasir, hingga meratakan coran. Semua dilakukan dengan biaya patungan dan tenaga sukarela. Jalan itu menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari mengangkut hasil pertanian, akses sekolah, hingga jalur utama menuju kawasan wisata.
Kepala Desa Talang Paruh Aswandi menyebutkan, aksi swadaya tersebut lahir dari keprihatinan sekaligus kepedulian warga terhadap masa depan desanya. Menurutnya, kerusakan jalan sudah lama dirasakan masyarakat, sementara kebutuhan akses terus meningkat.
“Ini murni inisiatif warga. Jalan ini memang statusnya jalan kabupaten, tapi karena kondisinya rusak dan sangat dibutuhkan, masyarakat sepakat untuk bergotong royong memperbaiki sebisanya,” ujar Aswandi.
Aswandi menegaskan, pengecoran dilakukan di titik-titik paling parah agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap bisa melintas dengan aman. Ia mengakui, upaya tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan, namun setidaknya dapat memperlancar aktivitas warga dalam jangka pendek.
“Kami sadar ini bukan solusi permanen. Tapi kalau tidak kami lakukan sekarang, dampaknya ke warga sangat besar. Apalagi ini jalur utama menuju objek wisata,” katanya.
Di Desa Talang Paruh sendiri terdapat Air Terjun Serintik Hujan Paneh, salah satu hidden gem Geopark Merangin Jambi. Air terjun ini dikenal akan keindahan alamnya, terutama saat cuaca cerah ketika pelangi kerap muncul di antara jatuhan air, berpadu dengan bentang batuan vulkanik khas Gunung Masurai yang memiliki nilai geologi tinggi.
Aswandi berharap, aksi swadaya masyarakat ini dapat menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih serius terhadap infrastruktur pendukung pariwisata.
“Kalau akses jalannya baik, wisata akan berkembang. Dampaknya langsung ke ekonomi warga. Kami berharap pemerintah kabupaten bisa melanjutkan dan meningkatkan pembangunan jalan ini secara menyeluruh,” tegasnya.
Menurut Aswandi, potensi wisata Serintik Hujan Paneh tidak hanya menjanjikan bagi Desa Talang Paruh, tetapi juga dapat memperkuat posisi Geopark Merangin sebagai destinasi unggulan berbasis alam dan geologi di Provinsi Jambi.
Aksi gotong royong warga Talang Paruh pun menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat terhadap pembangunan desa tidak pernah padam. Ketika warga bergerak lebih dulu, harapan kini tertuju pada kehadiran pemerintah untuk memastikan jalan menuju permata tersembunyi Lembah Masurai benar-benar terbuka dan berkelanjutan.
reporter: Rhomadan Cerbitakasa







