Di Tengah Bencana, Kapolres Merangin Tampil Terdepan, Bupati Hanya Instruksikan Tim

Bangko, kabarupdate.id – Di tengah situasi bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Merangin, sorotan publik justru tertuju pada perbedaan respons para pemangku kebijakan. Saat warga berjibaku menghadapi dampak banjir, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi tampil langsung di garis depan, sementara Bupati Merangin M. Syukur memilih memberikan instruksi kepada tim.

Senin (27/4) siang, Kapolres Merangin memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan kerja bakti bersama personel Brimob Polda Jambi di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan. Kehadiran aparat kepolisian ini bukan sekadar simbolis. Selain menyalurkan bantuan logistik, mereka juga terlibat langsung membersihkan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir.

Sebanyak 30 dus mi instan, 25 dus air mineral ukuran besar, serta paket makanan anak diserahkan kepada pemerintah desa setempat. Bantuan diterima oleh Camat Pamenang Selatan Kusranto dan Kepala Desa Pulau Bayur Sabar Mulyo untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak.

Baca Juga  Pengeroyokan Brutal di Jalur Dua, Pejuang Subuh Tagih Janji Bupati Syukur Eksekusi Tanpa Razia!

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik melalui bantuan logistik maupun tenaga personel. Semoga ini dapat meringankan beban warga,” ujar Kiki di sela kegiatan.

Tak berhenti pada penyaluran bantuan, Kapolres bersama jajarannya juga ikut bergotong royong membersihkan mushola serta rumah warga. Aksi ini sontak mendapat perhatian warga, yang merasakan langsung kehadiran aparat di tengah kesulitan mereka.

Informasi yang dihimpun di lapangan juga menyebutkan, Kapolres yang dikenal humble tersebut secara aktif mengingatkan para Kapolsek jajaran untuk turun langsung ke lokasi terdampak bencana, membantu warga yang tertimpa musibah, serta menyampaikan laporan secara berkala kepadanya sebagai bentuk pengawasan dan respons cepat di lapangan.

Sementara itu, data dari pemerintah Desa Pulau Bayur mencatat sebanyak 82 kepala keluarga terdampak banjir, dengan dua unit rumah mengalami kerusakan berat. Warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, sementara posko bencana masih dipusatkan di kantor desa. Dapur umum pun terus beroperasi, menyiapkan sekitar 600 bungkus makanan setiap harinya.

Baca Juga  Satelit Merah Putih Dua Telkomsat segera Diluncurkan di Florida

Di sisi lain, Bupati Merangin M. Syukur saat menerima laporan dari warga yang terdampak bencana hanya memberikan pernyataan singkat. Ia menyebut telah meminta tim turun ke lapangan dan menyerahkan penanganan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Tim sudah kita minta turun. Nanti komunikasi dengan BPBD,” kata Syukur singkat.

Perbedaan pendekatan ini pun tak luput dari perhatian publik. Di saat warga membutuhkan kehadiran langsung pemimpin di lokasi bencana, langkah cepat Kapolres yang turun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk respons nyata, sementara sikap normatif pemerintah daerah memunculkan tanda tanya.

Di tengah kondisi pascabencana yang masih membutuhkan penanganan serius, masyarakat kini berharap sinergi semua pihak dapat benar-benar dirasakan di lapangan, bukan sekadar dalam bentuk instruksi.

Baca Juga  Kiki Firmansyah: Pelestarian Budaya Lokal Adalah Tugas Bersama

reporter: Rhomadan Cerbitakasa

Tinggalkan Balasan