Dugaan Pungli SMPN 4 Merangin: Kabid Dikdas Ahmad Tabri Bungkam, Mau Pasang Badan?

Bangko, kabarupdate.id — Dugaan skandal bisnis seragam dan praktik pungutan liar (pungli) berkedok rapat komite di SMP Negeri 4 Merangin kian memanas dan bergulir liar. Namun, di tengah desakan publik agar kasus seragam tak layak senilai Rp1,6 juta ini diusut tuntas, pejabat terkait di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Merangin justru mempertontonkan sikap yang memicu tanda tanya besar.

Kabid Dikdas Disdikbud Merangin Ahmad Tabri mendadak memilih jalan “bisu” dan bungkam saat dimintai konfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus yang mencekik leher para orang tua siswa tersebut.

Sikap bungkam pejabat dinas ini terungkap usai Kasi Kesiswaan Dikdas Disdikbud Merangin Edi Supratman memberikan pernyataan yang terkesan mengelak dan melempar bola panas ke atasan langsungnya.

“Cubo chat Pak Kabid, kebetulan dio baru balek dari SMP ado kegiatan di situ. Kalau menurut Pak Kabid lah dipanggilnyo di sekolah tadi, tapi dio dak cerito detail apo hasilnyo,” ujar Edi saat dikonfirmasi kabarupdate.id.

Baca Juga  Bungkam Soal Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek, Disdikbud Merangin Bakal ‘Digeruduk’ Aksi AMBPM Jilid 2!

Anehnya, saat upaya konfirmasi dilayangkan langsung kepada Kabid Dikdas Ahmad Tabri melalui pesan singkat WhatsApp untuk membeberkan hasil temuan di lapangan, pesan tersebut sama sekali tak dibalas hingga berita ini diturunkan.

Sikap bungkam dan terkesan “alergi” wartawan dari pejabat yang membidangi sekolah dasar dan menengah ini jelas memantik kecurigaan publik. Langkah tegas yang sebelumnya dijanjikan pihak dinas kini seolah berubah menjadi drama “kucing-kucingan” di balik meja birokrasi.

Masyarakat kini bertanya-tanya, ada apa di balik bungkamnya Kabid Dikdas Merangin? Apakah pihak dinas berniat serius membongkar dugaan permainan harga seragam fantastis tersebut, atau justru memilih pasang badan demi menutupi dugaan bobrok di tubuh komite dan pihak sekolah?

Tindakan tak responsif ini makin menguatkan spekulasi bahwa janji manis pemanggilan dan klarifikasi hanyalah formalitas belaka untuk meredam kemarahan wali murid. Kini, bola liar skandal baju mahal SMPN 4 Merangin sepenuhnya berada di tangan Disdikbud Merangin, berani transparan atau makin tenggelam dalam pusaran tuduhan pasang badan?

Baca Juga  Kesempatan Emas bagi ASN: Sepuluh Jabatan Kepala Dinas dan Inspektur Daerah Merangin Resmi Dibuka

Reporter: Midun

Tinggalkan Balasan