Nama Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Tercoreng! Oknum Berinisial PK Diduga Kendalikan Bisnis Minyak Ilegal di Merangin

Bangko, kabarupdate.id — Institusi militer Kodam XX Tuanku Imam Bonjol diterpa kabar tak sedap. Nama besar satuan pertahanan tersebut kini tercoreng akibat ulah oknum anggotanya yang diduga kuat menjadi dalang di balik beroperasinya gudang penimbunan minyak ilegal di pemukiman penduduk.

Gudang yang berlokasi di kawasan BTN Gambir, Kabupaten Merangin, tersebut diketahui telah beroperasi secara bebas dalam waktu yang cukup lama. Bisnis gelap ini diduga dikendalikan oleh oknum anggota Kodam berinisial PK, dengan dibantu seorang pengurus harian berinisial AS yang berstatus sebagai honorer paruh waktu di DPRD Kabupaten Merangin.

Keberadaan gudang minyak penimbunan tersebut menuai keresahan hebat dari warga sekitar. Di tengah cuaca panas ekstrem, ancaman kebakaran dahsyat yang sewaktu-waktu bisa merembet ke pemukiman menjadi ketakutan utama masyarakat setempat.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Pasbar Tinjau Dua Titik Lokasi Terdampak Banjir Di Nagari Koja Kinali

“Kami sebenarnya tidak ada merasa iri atau semacamnya. Ini murni karena kami takut terjadi kebakaran, apalagi sekarang musim panas dan gudang minyak itu tepat di sebelah rumah. Memang minyaknya banyak disimpan di sana, dan itu sangat berbahaya,” ungkap DN, salah satu warga setempat, Kamis (08/10/2026).

Aktivitas ilegal yang terkesan kebal hukum ini membuat warga heran sekaligus geram. Tidak tersentuhnya bisnis tersebut oleh Aparat Penegak Hukum (APH) menguatkan dugaan adanya praktik “tutup mata” di lapangan.

Menanggapi potensi bahaya yang mengintai setiap saat, warga mendesak penegak hukum dan pihak berwenang untuk tidak tebang pilih serta segera mengambil tindakan tegas.

“Kami minta kepada aparat penegak hukum (APH) agar segera turun ke lokasi dan menutup aktivitas penimbunan minyak ini karena kami sangat khawatir terjadi kebakaran,” tegas DN.

Baca Juga  Pegawai Sara' Merangin Menjerit! Honor Dipangkas 50 Persen, Bolak-Balik ke ATM Tak Lagi Balik Modal

Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari jenderal dan pimpinan Kodam XX Tuanku Imam Bonjol untuk menindak tegas oknum PK, sekaligus membuktikan bahwa tidak ada prajurit yang kebal hukum saat keselamatan warga berada di ujung tanduk.

Reporter: Midun

Tinggalkan Balasan