“Nggak Ada Dendam!” Inspektorat Merangin Mendadak Buka Suara Soal Pemeriksaan Panas Eks Kepsek SDN 253 Bangko

Bangko, kabarupdate.id — Isu miring yang menyebut adanya sentimen pribadi dan motif balas dendam di balik pemeriksaan mantan Kepala Sekolah SDN 253 Bangko, Susmarni, akhirnya memicu reaksi keras dari Inspektorat Kabupaten Merangin. Tak ingin bola liar terus menggelinding di tengah publik, Inspektur Inspektorat Kabupaten Merangin, Jaya Kusuma, mendadak menggelar konferensi pers untuk meluruskan polemik panas tersebut pada Kamis (01/10/2026).

Di hadapan para awak media, Jaya membantah tegas segala tuduhan yang dialamatkan kepada organisasinya. Ia menegaskan bahwa audit terhadap Susmarni murni bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengawasan rutin, tanpa ada campur tangan drama atau dendam pribadi.

“Terkait persoalan pemeriksaan Inspektorat di SDN 253 Bangko, itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan balas dendam,” ujar Jaya dengan nada lugas di ruang kerjanya.

Baca Juga  Semarak Kemerdekaan! Bupati Syukur dan Anak-Anak Rayakan Lomba Bareng

Bahkan, Jaya mengaku secara personal tidak memiliki hubungan erat dengan mantan kepala sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil oleh tim auditor telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang objektif dan profesional.

“Secara pribadi saya bahkan tidak begitu mengenal beliau. Saya sangat menghargai beliau karena profesi guru adalah pekerjaan yang mulia. Yang jelas, tim auditor Inspektorat telah bekerja secara profesional,” tambahnya, sembari menekankan bahwa Inspektorat hadir untuk fungsi pembinaan, bukan mencari-cari kesalahan.

Polemik ini tidak berhenti pada isu sentimen belaka. Keraguan publik dan sejumlah pihak mengenai kredibilitas hasil audit Irban II, termasuk besaran angka temuan, juga menjadi sorotan utama. Menjawab keraguan tersebut, Inspektorat Merangin tidak tinggal diam.

Jaya mengungkapkan pihaknya telah melangkah cepat dengan melakukan telaah internal. Guna menjamin akuntabilitas dan menjawab keraguan publik secara transparan, Inspektorat berencana menerjunkan tim khusus melalui Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) untuk menggelar investigasi lebih mendalam.

Baca Juga  Dugaan Jabatan Berbayar di Merangin: F-BPM, Kabid Dikdas Bukan Pemain Tunggal?

“Jika ada pihak yang meragukan kredibilitas hasil audit Irban II dan jumlah temuan, kita sudah melakukan telaah internal. Selanjutnya, kita akan melakukan investigasi melalui Irbansus,” tegas Jaya.

Konferensi pers yang berlangsung cukup menyita perhatian ini turut didampingi oleh Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II Junaidi, Pejabat Fungsional Edy Andra, serta jajaran tim auditor Inspektorat Kabupaten Merangin.

Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa Inspektorat siap membongkar ulang dan memastikan kebenaran data di lapangan secara terbuka.

Reporter: Midun

Tinggalkan Balasan