Bupati Hingga Polda Jambi Turun Tangan untuk Geopark Merangin: Pelaku Zonk, Rakit Kayu Jadi “Korban” Chainsaw!

Bangko, kabarupdate.id – Pemandangan tak biasa terjadi di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin, Kamis (06/8). Pasukan gabungan skala penuh yang membawa jajaran Polda Jambi, Polres Merangin, Kodim 0420 Sarko, hingga Pemkab Merangin mendadak “menyerbu” lokasi yang selama ini dicurigai jadi sarang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Semangat tim meluap-luap setelah mendapat arahan tegas dari Bupati Merangin M. Syukur, saat apel di halaman rumah dinasnya.

“Kegiatan patroli gabungan ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin. Seluruh kawasan harus steril, tidak ada lagi akses menuju lokasi pertambangan, dan seluruh pihak tidak perlu ragu dalam melaksanakan tugas!” tegas Bupati membakar semangat personel.

Sayangnya, pas tiba di lokasi, khususnya di kawasan Desa Air Batu dan Desa Markeh, para pelaku tambang ilegal ternyata sudah ngacir duluan. Tak ada ekskavator gagah atau penambang yang sedang asyik mendulang. Hasilnya? Zonk! Para penambang sepertinya punya “pancaindra keenam” yang membuat mereka lenyap tanpa jejak sebelum petugas menginjakkan kaki.

Baca Juga  Hanya 5 Km dari Pusat Kota, Desa Kungkai Malah ‘Dianaktirikan’ Pemkab Merangin Selama 15 Tahun!

Namun, aparat tak mau pulang dengan tangan hampa. Tatapan petugas langsung tertuju pada empat unit rakit kayu yang ditinggalkan pasrah di bantaran sungai.

Tak pakai lama, mesin chainsaw (gergaji mesin) langsung dinyalakan. Brrrrmmm! Tanpa ampun, rakit-rakit kayu tersebut langsung “dimutilasi” di tempat hingga berkeping-keping agar tak bisa digunakan lagi.

Selain rakit yang nasibnya berakhir tragis di ujung chainsaw, petugas juga menyita ‘harta karun’ sisa penambang berupa tiga mesin kompresor, dua genset, dua buah dulang, enam lembar karpet, delapan roll selang, dan delapan tali panjang.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi menegaskan, operasi serupa akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya menyelamatkan kelestarian lingkungan dan menjaga Geopark yang memiliki nilai geologi, budaya yang diakui dunia.

Baca Juga  Bupati Syukur Kecewa, 5 Camat Absen di HKG PKK ke-53: 'Kalau Tak Mau, Silakan Mundur!

“Kita berharap patroli gabungan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan guna memberikan efek jera kepada para pelaku PETI serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kapolres usai penertiban.

Reporter: Midun

Tinggalkan Balasan