Tak Sempat Angkut Alat, Box PETI di Geopark Merangin Jambi Rata Dihantam Sinsaw Aparat Gabungan!

Bangko, kabarupdate.id — Para pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin Jambi dibuat kocar-kacir. Panik akan kedatangan petugas, mereka kabur meninggalkan lokasi pertambangan. Naas, peralatan tambang berupa box panyaringan emas yang tak sempat mereka angkut, langsung jadi sasaran empuk aparat.

Tanpa kompromi, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Tim Terpadu Pemkab Merangin meratakan peralatan ilegal tersebut menggunakan chainsaw (sinsaw) di tempat!

Tindakan tegas ini dilakukan dalam operasi penertiban besar-besaran pada Senin (20/7). Sebanyak 250 personel gabungan diturunkan untuk menyisir tiga titik rawan di kawasan Geopark Merangin, yakni Teluk Wang Sakti (Desa Biuku Tanjung), Mengkaring (Desa Merkeh), dan area Geopark Desa Air Batu.

Baca Juga  Sempat Disorot Belum Bergerak, Kini Bupati Syukur Semprot Perusahaan Sawit: Jangan Anggap Enteng Pemerintah!

Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan menegaskan, pemusnahan alat di tempat ini adalah langkah drastis untuk menghentikan aktivitas PETI yang merusak alam, sekaligus mencegah para pelaku kembali lagi.

“Langkah ini adalah bentuk komitmen tegas kita bersama. Kawasan UNESCO Global Geopark Merangin Jambi harus steril dari segala bentuk aktivitas pertambangan liar yang berpotensi merusak lingkungan,” tegas AKP Edi Bernawan.

Penertiban ketat ini bukan tanpa alasan. Operasi ini menjadi langkah krusial Pemkab Merangin dan Polres Merangin menjelang penilaian ulang (revalidasi) dari tim UNESCO yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2026 mendatang. Status Geopark Dunia yang disandang Merangin tak boleh terancam hanya demi ambisi segelintir pemburu emas ilegal.

Reporter: Midun

Tinggalkan Balasan